Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Unissula memperingati Milad ke- 18 tahun dengan Gerakan Penanaman 1.800 pohon mangrove di kawasan pesisir Pantai Mangunharjo, Semarang. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sekaligus upaya menjaga ekosistem pesisir, Rabu (3/6/2026).
Dekan FKG Unissula Dr drg Yayun Siti Rochmah SpBM menegaskan keterlibatan perguruan tinggi dalam menjaga lingkungan tidak cukup hanya melalui wacana. Tetapi perlu diwujudkan dengan aksi nyata yang berkelanjutan.
“Kami berharap seluruh sivitas akademika FKG Unissula dapat terlibat lebih jauh dalam upaya penyelamatan lingkungan, khususnya hutan mangrove. Mengingat FKG Unissula juga berada di kawasan pesisir, menjaga kelestarian lingkungan menjadi tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan keberadaan mangrove memiliki fungsi penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan pesisir. Termasuk menahan abrasi dan mempertahankan keberlangsungan ekosistem pantai. “Melalui kegiatan ini, FKG Unissula juga ingin menanamkan kesadaran lingkungan kepada sivitas akademika agar semakin peduli terhadap isu keberlanjutan lingkungan,” jelasnya.
Selain kegiatan penanaman mangrove, FKG Unissula juga memperkuat komitmen terhadap pengelolaan lingkungan melalui pengadaan alat pemilahan sampah. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan budaya pengelolaan sampah yang lebih baik di lingkungan kampus.
Sementara itu, Sururi, selaku perintis Petani Mangrove Lestari, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan FKG Unissula dalam upaya pelestarian kawasan pesisir. “Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada FKG Unissula karena telah ikut berperan menjaga ekosistem pesisir. Upaya menjaga hutan mangrove tentu tidak bisa dilakukan sendirian. Keterlibatan perguruan tinggi menjadi angin segar dalam menjaga kawasan hutan mangrove demi anak cucu kita di masa mendatang,” katanya.
Kawasan pesisir Mangunharjo selama ini menjadi salah satu wilayah yang menghadapi tantangan abrasi dan perubahan lingkungan. Melalui penanaman 1.800 pohon mangrove ini diharapkan manfaat ekologis yang dihasilkan dapat membantu menjaga kawasan pesisir sekaligus menjadi investasi lingkungan bagi generasi berikutnya.
Dalam pelaksanaannya, FKG Unissula menggandeng Mahasiswa Pecinta Alam FKG Unissula Arkananta. Serta melibatkan dosen, karyawan dan mahasiswa.


