Sudah Cetak 800 Dokter Gigi, Kini Fakultas Kedokteran Gigi Unissula Segera Buka Program Spesialis Dokter Gigi Anak

Berita, Kampus14 Views

Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) kembali meluluskan dokter gigi baru. Sebanyak 26 mahasiswa mengikuti sumpah dokter gigi periode ke-48. Acara tersebut berlangsung di Aula FKG Unissula pada Selasa (8/9/2026).

Dekan FKG Unissula Dr drg Yayun Siti Rochmah SpBM berpesan agar para dokter gigi selalu bekerja sesuai dengan etika profesi. Menurutnya, dokter gigi harus memiliki sikap profesional dalam memberikan pelayanan kepada pasien. Ia juga mengingatkan para lulusan agar selalu berhati-hati dalam menangani setiap kasus dan tindakan medis.

“Harus selalu hati-hati dalam menangani kasus dan tindakan,” pesannya. Ia juga mengingatkan para dokter gigi baru untuk segera menjadi anggota Persatuan Dokter Gigi Indonesia atau PDGI. Keanggotaan tersebut penting sebagai bagian dari kehidupan profesional seorang dokter gigi.

Rektor Unissula Prof Dr Gunarto SH MH menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh dokter gigi yang baru disumpah. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para orang tua yang telah mendampingi perjuangan putra dan putrinya. Menurutnya, keberhasilan para lulusan tidak lepas dari doa dan dukungan orang tua.

“Terima kasih kepada orang tua sumahwan yang berjuang tanpa kenal lelah agar anaknya meraih impian menjadi dokter gigi,” kata Gunarto. Ia berpesan agar para lulusan selalu berbakti kepada kedua orang tua. Para lulusan juga diminta selalu berbuat baik kepada orang tua sebagai bentuk penghormatan atas perjuangan mereka.

Gunarto mengatakan keberhasilan seorang anak tidak terlepas dari peran orang tua. Setiap langkah yang ditempuh seorang anak selalu mendapatkan dukungan dan doa dari keluarga. Karena itu para dokter gigi baru diminta untuk selalu menyayangi dan mendoakan kedua orang tua.

Selain berbakti kepada orang tua para lulusan juga diminta memberikan kontribusi bagi masyarakat. Gunarto berharap para dokter gigi baru siap mengabdikan diri di berbagai wilayah Indonesia. Menurutnya, ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan harus memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.

“Yang tak kalah penting siap berkontribusi di semua wilayah Indonesia,” ujarnya. Ia berharap para dokter gigi baru mampu menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Pengabdian tersebut sekaligus menjadi wujud nyata kontribusi lulusan Unissula bagi bangsa.

Gunarto menilai menjadi lulusan FKG Unissula merupakan sebuah prestasi besar. FKG Unissula merupakan fakultas kedokteran gigi pertama di Kota Semarang. Kehadiran FKG Unissula telah memberikan kontribusi dalam memenuhi kebutuhan tenaga dokter gigi di Indonesia.

Saat ini FKG Unissula memiliki Program Studi Sarjana Kedokteran Gigi. FKG Unissula juga memiliki Program Studi Profesi Dokter Gigi dan Program Magister Ilmu Kedokteran Gigi. Ketiga program tersebut telah memperoleh akreditasi Unggul dari LAM-PTKes.

FKG Unissula juga terus mengembangkan pendidikan kedokteran gigi. Dalam waktu dekat FKG Unissula akan membuka program spesialis dokter gigi anak. Program tersebut diharapkan semakin memperkuat kontribusi FKG Unissula dalam pengembangan pendidikan dokter gigi.

Selain itu FKG Unissula sedang menjalani proses akreditasi internasional dari ACQUIN. Proses akreditasi tersebut berbasis di Jerman. Hasil proses akreditasi tersebut ditargetkan terbit pada Desember mendatang.

Pengembangan pendidikan juga didukung dengan fasilitas yang memadai. FKG Unissula memiliki Rumah Sakit Islam Gigi dan Mulut Sultan Agung yang telah terakreditasi paripurna. FKG Unissula juga memiliki gedung perkuliahan modern enam lantai dengan standar internasional.

Pada kesempatan tersebut FKG Unissula meluluskan 26 dokter gigi baru. Seluruh lulusan berhasil melewati uji kompetensi dengan tingkat kelulusan 100 persen. Dengan tambahan lulusan tersebut FKG Unissula hingga saat ini telah menghasilkan sekitar 800 dokter gigi.

Para dokter gigi tersebut diharapkan terus memberikan kontribusi dalam meningkatkan kesehatan gigi dan mulut masyarakat. Mereka juga diharapkan mampu menjaga nama baik almamater dalam menjalankan profesinya. Dengan bekal ilmu dan nilai keislaman yang diperoleh di Unissula para lulusan diharapkan menjadi dokter gigi yang profesional dan berintegritas.