230 Apoteker Baru Unissula Mengikuti Sumpah Profesi Apoteker ke XIV

Fakultas Farmasi Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) kembali mencetak tenaga profesional di bidang kefarmasian. Sebanyak 230 apoteker baru mengikuti Sumpah Profesi Apoteker ke XIV di Unissula, Rabu (30/9/2026).

Prosesi sumpah berlangsung khidmat. Hingga Sumpah Profesi Apoteker ke XIV ini, Fakultas Farmasi Unissula telah meluluskan 1.507 apoteker. Capaian tersebut menjadi bagian dari kontribusi Unissula dalam menyiapkan tenaga profesional untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat.

Rektor Unissula Prof Dr Gunarto SH MH menyampaikan terima kasih kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra putrinya kepada Unissula. Menurutnya, keberhasilan para apoteker baru tidak terlepas dari doa dan pengorbanan orang tua.

“Terima kasih kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra putrinya kepada Unissula. Saya berpesan kepada para apoteker baru untuk terus berbuat kebaikan. Terutama berbuat baik kepada kedua orang tua yang telah memberikan begitu banyak pengorbanan dalam perjalanan hidup Saudara,” pesannya.

Sementara itu Kepala LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah Prof Dr Ir Aisyah Endah Palupi MPd menyampaikan bahwa menjadi lulusan Program Studi Profesi Apoteker Fakultas Farmasi Unissula merupakan sebuah keunggulan.

Ia menyebut status akreditasi unggul menjadi daya tarik tersendiri. Program Studi Profesi Apoteker Unissula telah terakreditasi Unggul. Demikian pula Program Studi Sarjana Farmasi. Akreditasi institusi Unissula juga berstatus Unggul.

“Merupakan sebuah daya tarik tersendiri Saudara sekalian lulus dari Prodi Profesi Apoteker yang terakreditasi Unggul. Program Studi Sarjana Farmasi juga terakreditasi Unggul. Saudara juga lulus dari universitas yang akreditasi institusinya Unggul,” ungkapnya.

Lebih jauh ia menjelaskan kekhasan pendidikan kefarmasian di Unissula. Salah satunya melalui pengembangan dan pengelolaan produk farmasi halal serta praktik kefarmasian berbasis syariah.

Menurutnya, pendekatan tersebut menjadi kekuatan Unissula dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Khususnya dalam meningkatkan pemahaman mengenai aspek halal pada produk dan layanan kefarmasian.

Hal tersebut sejalan dengan Capaian Pembelajaran Lulusan Fakultas Farmasi Unissula. Lulusan diarahkan menjadi tenaga profesional yang adaptif dan berintegritas. Mereka juga dibentuk sebagai generasi khaira ummah. Yakni generasi terbaik yang memberikan manfaat bagi kemanusiaan.

Perwakilan Ketua Kolegium Farmasi Indonesia Prof Dr Apt Sri Hartati Yuliani SSi MSi menegaskan bahwa kompetensi apoteker tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik. Kesiapan menjalankan praktik profesional juga menjadi bagian penting.

Ia mendorong perguruan tinggi terus menyesuaikan kurikulum dengan Standar Kompetensi Tenaga Kefarmasian yang disahkan pada Juli 2026. Para apoteker juga didorong menerapkan pembelajaran sepanjang hayat. Mereka perlu memenuhi 100 SKP dan terus meningkatkan kompetensi secara berkelanjutan.

Ia juga mengajak para apoteker baru berkontribusi dalam mendukung program kesehatan nasional. Termasuk bersedia mengabdi di daerah yang masih kekurangan tenaga apoteker. “Kompetensi, integritas dan nilai kemanusiaan harus senantiasa dijunjung dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” pesannya.

Sementara itu Sekretaris Fakultas Farmasi Dr Apt Naniek Widyaningrum MSc dalam laporannya menyampaikan capaian Uji Kompetensi Nasional (UKOMNAS) PDPA periode Agustus 2026. Dari 230 peserta, persentase kelulusan first taker mencapai 97,87 persen. Sementara rata-rata kelulusan first taker selama tiga tahun terakhir mencapai 97,77 persen.

Capaian tersebut menunjukkan kesiapan lulusan memasuki dunia praktik profesional. Para apoteker baru diharapkan mampu menerapkan kompetensi yang diperoleh selama pendidikan. Mereka juga diharapkan terus mengembangkan kapasitas profesional.

Sejumlah tokoh hadir dalam acara tersebut. Di antaranya Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah dr Zulfachmi Wahab SpPD FINASIM. Hadir pula Wakil Rektor I Dr M Abdul Basir SPd MPd. Wakil Rektor II Dr Dedi Rusdi SE MSi Akt CA CRP. Wakil Rektor III Dr Achmad Arifulloh SH MH.

Turut hadir Dekan Fakultas Farmasi Dr Apt Rina Wijayanti SH MSc. Ketua Senat Fakultas Farmasi Windi Susmayanti SSi MSc. Pembina Fakultas Farmasi Prof Dr Apt Suwaldi Martodihardjo MSc. Sekretaris Pengurus Daerah IAI Jawa Tengah Apt Jihan Auza S Farm. Kabag Tata Usaha BBPOM Semarang Dewi Marya Achmad SFar Apt.