Tim PKM Farmasi Unissula Lolos PIMNAS ke-39

Berita40 Views

Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) berhasil lolos ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-39. Tim dari Program Studi S1 Farmasi tersebut akan mewakili Unissula dalam kompetisi ilmiah mahasiswa tingkat nasional yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) RI bekerja sama dengan Universitas Diponegoro (Undip) sebagai tuan rumah. Ajang tersebut dijadwalkan berlangsung pada 2–7 November 2026.

Tim PKM bidang Riset Eksakta (RE) ini diketuai Miftahul Jannah dengan anggota Heni Fitrianingsih, Hana Salsabila, Dhoifah Fauziyyah, dan Nezza Dafa Putri Utami. Seluruh anggota merupakan mahasiswa Program Studi S1 Farmasi Unissula di bawah bimbingan dosen Apt. Arman Syuryani SFarm MPharmSci.

Dalam ajang tersebut, tim mengusung penelitian berjudul “Kombinasi Sinergisme Nanoemulsi Komposit Kitosan/NaAlginat Pembawa Ekstrak Biji Johar Kuning Formulasi Gummy sebagai Kandidat Penghambat Plasmodium falciparum 3D7 In-Vitro.”

Penelitian ini mengkaji pengembangan formulasi nanoemulsi komposit berbahan ekstrak biji johar kuning dalam bentuk gummy sebagai kandidat penghambat Plasmodium falciparum 3D7 melalui pengujian in vitro. Riset tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu farmasi, khususnya eksplorasi bahan alam untuk mendukung penelitian terkait antimalaria.

Keberhasilan lolos ke PIMNAS ke-39 menjadi pencapaian membanggakan bagi Unissula. Kompetisi ini memiliki tingkat seleksi yang ketat. Dari 21.237 proposal PKM yang diajukan perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS) di seluruh Indonesia, sebanyak 1.121 tim memperoleh pendanaan. Dari jumlah tersebut, hanya 420 tim yang diundang untuk berlaga di tingkat nasional.

Khusus perguruan tinggi di Kota Semarang, terdapat lima institusi yang berhasil memperoleh undangan mengikuti PIMNAS ke-39, yaitu Unissula, Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), Undip selaku tuan rumah, Universitas Negeri Semarang (Unnes), dan Politeknik Negeri Semarang. Capaian ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi Unissula untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan kreativitas, penalaran, dan penelitian mahasiswa.

Wakil Rektor III Unissula, Dr Achmad Arifulloh SH MH, menyampaikan dukungan penuh kepada delegasi yang akan berlaga di PIMNAS ke-39. Ia berharap seluruh anggota tim diberikan kemudahan dan kelancaran dalam mempersiapkan serta mempresentasikan hasil penelitian.

“Kami dari pimpinan universitas sangat bangga atas capaian tim PKM Unissula yang berhasil lolos ke PIMNAS ke-39. Semoga Allah Swt. memberikan kemudahan dan kelancaran untuk meraih prestasi terbaik. Junjung tinggi integritas ilmiah, tampil percaya diri, dan jadikan ajang ini sebagai langkah menghadirkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Dukungan terhadap pengembangan prestasi mahasiswa juga terus diperkuat melalui pembinaan dan pendampingan PKM oleh Lembaga Pengembangan Kemahasiswaan dan Alumni (LPKA) Unissula. Kepala LPKA Unissula, Ady Fajar Putranto SE MM, diharapkan dapat terus mendorong pembinaan mahasiswa agar semakin banyak gagasan dan penelitian yang berkembang menjadi prestasi di tingkat nasional.

Sementara itu, Kepala Bidang Penalaran dan Penelitian Mahasiswa (P2M) LPKA Unissula, Dr M. Said Hidayatullah SPd SHum MPd, berharap keberhasilan tim ini dapat menjadi pemantik semangat bagi mahasiswa lainnya untuk berani mengembangkan ide, melakukan penelitian, dan berkompetisi di tingkat nasional.

Capaian ini diharapkan menjadi motivasi untuk meningkatkan jumlah dan kualitas proposal PKM Unissula pada tahun-tahun mendatang. Melalui pembinaan yang semakin terarah, pendampingan dosen yang optimal, serta semangat mahasiswa dalam berinovasi, semakin banyak tim Unissula diharapkan dapat lolos ke PIMNAS pada periode berikutnya.

Keberhasilan tim PKM Unissula menembus PIMNAS ke-39 menunjukkan pentingnya kolaborasi antara mahasiswa, dosen pembimbing, pimpinan universitas, dan LPKA dalam membangun budaya akademik yang produktif. Lebih dari sekadar kompetisi, PIMNAS menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menguji gagasan, mengembangkan kemampuan ilmiah, serta menghadirkan inovasi yang diharapkan memberi manfaat bagi masyarakat luas.