Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Unissula meluluskan 25 dokter gigi baru pada pengambilan sumpah dokter gigi ke- 46, Selasa (7/4/2026). Sehingga saat ini FKG telah meluluskan 759 dokter gigi sejak 2018. “Saya titip sumpah dokter yang telah diucap tadi benar-benar masuk ke relung hati yang paling dalam. Termasuk memperlakukan teman sejawat dengan baik, dan selalu mengutamakan keselamatan pasien,” ungkap Dekan FKG Dr drg Yayun Siti Rochmah Sp BM.
Selanjutnya Wakil Rektor 2 Unissula Dr Dedi Rusdi SE MSi Akt CA CRP menyebutkan saat ini di Indonesia masih menghadapi tantangan khususnya dalam kesehatan gigi dan mulut. Dimana 57% masyarakat Indonesia bermasalah dengan kesehatan gigi dan mulut, dan hanya 11,7% diantaranya yang datang untuk berobat. “Sehingga dokter gigi baru inilah yang memiliki tantangan untuk menggapai dan menyadarkan masyarakat tersebut, sekaligus sebagai wujud pengabdian di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Tantangan kedua adalah belum meratanya akses layanan kesehatan gigi. “Menjadi dokter gigi Unissula berarti memikul amanah keilmuan dan keislaman. Sehingga tidak hanya mengabdi mengobati penyakit, tetapi juga menghadirkan harapan. Tidak hanya memperbaiki gigi, namun juga memperbaiki kualitas kesehatan masyarakat Indonesia,” jelasnya.
Adapun Ketua PDGI Pengurus Wilayah Jawa Tengah drg Budi Wibowo Sp Ort mengungkap dokter gigi bisa memiliki profesi yang bermacam-macam. Tidak terbatas hanya menjadi dokter gigi.
Pihaknya juga mengingatkan untuk menjaga nama baik teman sejawat. Dengan tidak mengomentari kinerja teman sebelumnya. Termasuk harus tetap memperlakukan pasien dengan baik, apapun latar belakang sosialnya. “Saya berharap dokter gigi baru ini nantinya menjadi pelopor kesehatan gigi dan mulut yang masih menjadi PR,” pungkasnya.







