Dari Kampus ke Negeri: Kolaborasi Unissula-BRIN Percepat Pengembangan Ilmu

Berita66 Views

Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) akan mendapatkan dana untuk berkolaborasi riset bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Sehingga nantinya Unissula bisa menjadi pusat riset yang top di Jawa Tengah dan menjadi pilar bagi kemajuan bangsa Indonesia. Hal itu diungkap Kepala BRIN dan Ketua Umum Majelis Pengurus Pusat ICMI Prof Dr Arif Satria SP MSi dalam kuliah umum di Unissula, Jumat (24/4/2026).

Karena menurut Prof Arif, kedepan pertumbuhan ekonomi akan sangat ditentukan oleh kegiatan Research and Development (RnD), penelitian dan inovasi. “Karena jika pertumbuhan ekonomi hanya berdasarkan pada SDA maka akan berat. Dan dengan kekuatan inovasi, maka akan menjadi negara hebat,” jelasnya.

Karena menurutnya ada kolerasi positif antara Global Inovation index (GII) dengan produk domestik bruto (PDB) per kapita. Sehingga peran BRIN dalam hal ini adalah membantu mencapai target pertumbuhan ekonomi Indonesia 8%.

Ada tiga peran dan arah BRIN, yaitu memajukan riset dan inovasi untuk produktivitas dan daya saing UMKM, memajukan riset dan inovasi industri/swasta di Indonesia, dan memfasilitasi Co-development teknologi maju dunia untuk masuk ke Indonesia.

Kontribusi swasta dalam RnD di Indonesia baru 12%. Sedangkan di Korea dan Jepang, terlebih Tiongkok sudah mencapai atas 50%. Yang artinya setiap perusahaan sudah mempunyai RnD yang kuat, dimana satu perusahaan memiliki 50% peneliti.

Dan perguruan tinggi memiliki posisi sebagai penggerak klaster inovasi. Dengan catatan dibentuk berdasarkan ekosistem tertentu.

Disamping itu Rektor Unissula Prof Dr Gunarto SH MH berharap melalui tema ini menjadi inisiator supaya pejabat struktural mulai mengembangkan arah penelitian Unissula. Dari penelitian dasar menjadi penelitian berdampak. “Menjadi penelitian yang bermanfaat bagi bangsa negara, dan masyarakat Indonesia yang saat ini fokus pada energi, pangan, dan pengentasan kemiskinan terutama di Jawa Tengah,” ungkapnya.

Rektor juga menyebut Unissula sudah ada dua dari 30 penelitian yang akan dihilirisasi oleh Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung yang memiliki PT untuk hilirisasi.

Pertama penelitian oleh Dr apt Naniek Widyaningrum dari Fakultas Farmasi, yaitu penggunaan bahan alam sebagai skincare. Kedua portable penanggulangan banjir karya Prof Dr Ir Imam Slamet Wahyudi DEA.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *