YBWSA Resmi Serahkan SK Pengangkatan Kembali Prof Gunarto Sebagai Rektor Unissula Masa Bakti 2027–2032

Berita, Kampus57 Views

Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung (YBWSA) resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Kembali Prof Dr Gunarto SH MH sebagai Rektor Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) untuk masa bakti 2027–2032. Penyerahan SK bernomor 128A/SK/YBW-SA/VII/2026 tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Umum Pengurus YBWSA Prof Dr Bambang Tri Bawono SH MH, bertempat di kampus Unissula, Rabu (9/9/2026).

Acara penyerahan ini dihadiri oleh Ketua Pembina YBWSA Drs KH Ali Mufiz MPA, serta para anggota pembina yaitu KH Muhammad Assegaf dan Dr KH Ahmad Darodji MSi. Hadir pula jajaran Pengawas YBWSA, yakni Prof Dr KH Abdul Djamil MA dan Drs KH Musman Thalib MAg, beserta seluruh anggota pengurus YBWSA dan pejabat struktural di lingkungan Unissula.

Sekretaris Umum Pengurus YBWSA Dr Muhammad Ja’far Shodiq SE SSi MSi Ak CA, saat membacakan SK pengangkatan menyampaikan bahwa YBWSA menilai kinerja Prof Gunarto selama memimpin pada periode 2022–2027 membuahkan hasil evaluasi performance bonds yang sangat baik. Berdasarkan Pasal 48 ayat 2 Statuta Unissula, seorang rektor dapat diangkat kembali apabila memiliki performance bonds yang sangat baik.

Sepanjang periode sebelumnya, Rektor tercatat berhasil memenuhi 13 embanan atau penugasan strategis yang diberikan oleh YBWSA, meliputi penguatan Budaya Akademik Islami serta karakter khaira ummah dan birrul walidain; penguatan tata kelola profesional dan good islamic governance serta ekosistem halal, wakaf produktif, dan closed-loop system; akselerasi akreditasi internasional dan penguatan kualitas menuju world class islamic university; pengembangan kelas internasional dan program studi global; penguatan riset, publikasi internasional, dan kolaborasi global; peningkatan kepakaran dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa, sekaligus pengembangan Lembaga Sertifikasi Profesi; optimalisasi penerimaan mahasiswa baru, UKT, dan pengembangan pasar; digitalisasi dan transformasi teknologi informasi; penguatan kemitraan strategis, pengabdian masyarakat, dan peran keumatan global; hingga penguatan fasilitas teaching hospital.

Dalam sambutannya, Prof Gunarto mengungkapkan bahwa menerima kembali amanah ini adalah panggilan untuk mendedikasikan diri secara lebih mendalam bagi institusi. Dengan kerendahan hati, ia memohon doa restu dan dukungan penuh dari YBWSA, serta seluruh sivitas akademika Unissula agar senantiasa diberikan kekuatan fisik, keteguhan hati, kejernihan pikiran, dan kebijaksanaan dalam menakhodai Unissula.

Menurutnya, Unissula bisa menjadi institusi yang besar berkat kekuatan kebersamaan dan kepedulian antarsesama. ”Saya sangat menyadari, di balik capaian yang kita raih bersama, masih tersisa ruang-ruang sunyi yang luput dari perhatian saya, serta kekurangan yang harus diperbaiki. Karena itu, nasihat yang konstruktif dan gagasan segar dari Bapak-Ibu sekalian akan selalu menjadi cermin terbaik bagi langkah saya ke depan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan optimismenya menyongsong masa depan. ”Semoga dengan ridha Allah SWT, sinergi yang berlandaskan nilai-nilai Islam bersama YBWSA serta kerja keras seluruh sivitas akademika, periode 2027–2032 akan menjadi era di mana Unissula semakin kokoh di kancah nasional dan global, serta senantiasa menjadi berkah bagi umat dan peradaban. Bismillah, mari kita songsong lima tahun ke depan dengan optimisme dan semangat kebersamaan untuk Unissula yang lebih maju dan sejahtera,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus YBWSA Prof Dr Bambang Tri Bawono SH MH menilai kinerja Rektor Unissula sangat luar biasa, sehingga pengurus yayasan sepakat dan mufakat memberikan kembali kepercayaan kepada Prof Gunarto untuk memimpin kampus tercinta ini.

”Kami meyakini Pak Rektor belum mengeluarkan seluruh jurusnya. Ibarat seorang pendekar, kemampuan yang ditampilkan baru sekitar 70 persen. Harapan kami dari pengurus, pembina, dan pengawas, Pak Rektor dapat memimpin Unissula dengan lebih maksimal lagi,” ujarnya.

Ketua Pembina YBWSA Drs KH Ali Mufiz MPA turut mendoakan agar di bawah kepemimpinan Prof Gunarto, Unissula dapat berkembang menjadi seperti pohon besar yang kokoh dan memberikan banyak kemaslahatan bagi sesama. Ia mengibaratkan akar Unissula menghujam kuat (ashluha tsabit) dengan fondasi tertanam sangat kokoh di dalam tanah sehingga tidak mudah goyang oleh badai, sementara cabang dan daunnya menjulang tinggi ke langit (far’uha fis-sama’) memberikan keteduhan, perlindungan, dan manfaat di setiap musim bagi orang-orang di sekitarnya.

”Supaya cita-cita itu dapat diimplementasikan, maka saya berpesan: jadikan Unissula sebagai sebuah institusi yang transformatif. Mentransformasikan semua ide besar, termasuk budaya akademik Islami, menjadi sebuah kenyataan dalam kehidupan sehari-hari. Yang kedua, pentingnya inovasi. Saya berharap Unissula di tahun 2032 tidak sama dengan Unissula di tahun 2026,” pungkas Ali Mufiz.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *